Oleh: Hisyam Basyeban | 6 Maret 2007

Penonton VS Pemain Bola

Sepak bola merupakan olah raga yang digemari banyak orang, terutama para pecinta bola. beragam cara dilakukan orang, untuk menikmatinya, mulai dari menonton di rumah sambil, menikmati segelas kopi dan sebungkus rokok, hingga menonton beramai-ramai di sebuah cafe dengan layar yang lebih lebar dan hiburan lainnya.

Sesekali penonton bersorak riuh memberikan pujian kepada pemain idolanya, atau terkadang mereka berteriak, mengumpat bahkan memaki pemain lain, ketika
pemain tsb tidak dapat menyelesaikan bola dengan baik, semacam “goblok,tinggal tendang kedepan aja nggak bisa”… atau “Oper kedepan ngapah” dan banyak lagi…

Mari kita lihat dari sisi yang lainnya, bagaimana seorang pemain berusaha membawa bola, oper kiri, oper kanan, berbagi dengan kawan, menjauhi lawan, semakin dekat kearah gawang, semakin besar tekanan yang dirasakan, beban mental, tanggung jawab yang besar, yang jelas akan sangat mempengaruhi permainan.

Adalah mental yang kuat, strategi yang mantap, kerja sama yang akuratlah yang dapat menjebolkan gawang lawan, dan itu semua tidak semudah ucapan para penonton.

Dari gambaran diatas, tampak sekali perbedaannya, jauh lebih mudah menjadi seorang penonton yang hanya berbicara lantang, menuding dan menyalahkan orang lain, tanpa beban apapun, dibanding para pemain yang penuh dengan tantangan, beban mental, kerjasama team, strategy dan sebuah tanggung jawab atas club ataupun negara tempat ia bermain.

Jadi… anda memilih menjadi seorang penonton atau pemain? atau menjadi penonton dengan sudut pandang pemain? yang itu jauh lebih bijaksana untuk semuanya..

Sumber : Sohibi Hasan Alatas


Tanggapan

  1. Oh wait. Yes, I have. I’m sorry, but I just don’t have it in me right now to type it all out again. Besides, it was just ramblings anyway. You didn’t want to hear me go on and on about this, right?

  2. yah, jadi penonton emang gak berhak menghakimi. toh kalo dy yg maen lom tentu bisa!

  3. salam kenal pencinta bola

  4. hidup perdamaian!!!!!!!!!!!


Beri tanggapan

Your response:

Kategori